Skip to main content

KEINDAHAN DAN PENDERITAAN



Keindahan dan penderitaan memiliki suatu kesamaan. Yaitu mereka bersifat relatif. Tidak semua orang menganggap apa yang mereka lihat indah dan apa yang mereka rasakan itu sama. Karena setiap orang memiliki sudut pandang masing-masing di dalam dunia ini.

1. Keindahan

Keindahan adalah suatu konsep abstrak yang dapat kita nikmati karena tidak jelas. Baru jelas jika sudah dihubungkan dengan suatu yang berwujud atau suatu karya. Keindahan bersifat relatif. Tiap orang memiliki apa yang mereka anggap indah dan hal tersebut ada yang sama dan ada yang berbeda. Tetapi kita tidak bisa memaksakan bahwa pendapat semua orang itu sama. Karena walaupun kebanyakan orang selalu menganggap hal yang positif itu indah, ada juga sebagian orang yang menganggap hal negatif itu indah. 

Keindahan pada dasarnya adalah alamiah yang artinya wajar dan tidak berlebihan.. Beberapa manusia juga ingin menciptakan keindahan tersendiri seperti pelukis atau seniman dengan tujuan mengembalikan tata nilai yang telah usang, memperlihatkan, menyadarkan, dan bisa juga mengobati penderitaan manusia, serta menunjukkan keagungan Tuhan.

2. Penderitaan

Penderitaan adalah sesuatu yang merugikan kita atau yang tidak menyenangkan kita. Penderitaan dapat berupa lahir, batin, atau lahir batin. Penderitaan juga dapat bertingkat dari ringan sampai berat. Makin berat penderitaan seseorang maka makin susah hidup orang tersebut.   Penderitaan juga pasti akan dialami semua orang karena itu adalah risiko hidup. Semua orang pasti akan mengalami hal yang tidak ia sukai di dalam dunia ini.

Sama seperti keindahan, penderitaan juga bersifat relatif. Semua orang memiliki rasa yang berbeda beda dalam penderitaan. Tetapi penderitaan juga bisa kita gunakan untuk membangun diri kita. Jika kita bisa bangkit dari penderitaan yang kita alami maka kita bisa menjadi orang yang lebih baik dari yang sebelumnya.

Salah satu hal yang membuat kita menderita adalah siksaan. Siksaan dapat berupa fisik dan juga dapat berupa psikis. Contoh siksaan berupa psikis adalah kebimbangan, kesepian, kegagalan,, ketakutan, dll. Sedangkan siksaan berupa fisik bisa berupa penyakit, luka, pukulan, dll. Tapi tidak semua orang menganggap siksaan adalah sebuah penderitaan. Karena ada sebagian orang di dunia ini yang menikmati sebuah siksaan.

Comments

Popular posts from this blog

Venus de Milo

By Alexandros of Antioch (90~120 SM) Aphrodite of Milos, lebih dikenal dengan Venus de Milo, adalah sebuah patung Yunani kuno dan merupakan salah satu karya patung Yunani kuno yang paling terkenal. Venus de Milo diperkirakan dibuat pada tahun 130 hingga 90 SM. Kemungkinan besar patung ini diciptakan oleh Alexandros of Antioch Diketahui pula bahwa ia membuat banyak patung untuk Alexander the Great. Patung ini disimpan di Museum Louvre , Prancis . Terbuat dari bahan marmer . Ukurannya sedikit lebih besar daripada ukuran asli tubuh manusia dengan dimensi tinggi 503 cm. Memiliki gaya klasik dari Yunani Kuno . Pose tubuh dibuat dengan teknik consapilopilo . Kaki kanan menjadi tumpuan berat badan, sementara kaki kiri terangkat sehingga memberikan kesan berdiri dengan santai. Pose Venus de Milo memperlihatkan sikap becermin mengagumi diri sendiri. Patung ini juga memperlihatkan penerapan drappurmu walaupun belum begitu halus. Venus ini merupakan epitet Venus Victrix . ...

Blockchain dan Cryptocurrency

Blockchain adalah sebuah teknologi yang digunakan sebagai sistem penyimpanan data digital yang terhubung melalui kriptografi. Penggunaan teknologi blockchain tidak bisa dilepaskan dari Bitcoin dan Cryptocurrency, meski ada banyak sektor yang bisa memanfaatkan teknologi ini. Cryotocurrency/mata uang kripto adalah aset digital yang dirancang untuk bekerja sebagai media pertukaran yang menggunakan kriptografi yang kuat untuk mengamankan transaksi keuangan, mengontrol proses pembuatan unit tambahan, dan memverifikasi transfer aset. Jenis jenis mata uang kripto yang ada pada saat ini adalah bitcoin, etherum, binance, tether, solana, cardano, XRP, polkadot, dogecoin, USDC, polygon, holochain, dll. Blockchain akan memungkinkan auditor untuk menghemat waktu pada tugas yang berulang seperti konfirmasi dan verifikasi jumlah dan saldo untuk fokus pada tugas di tingkat yang lebih tinggi, seperti desain tes pencegahan dan analisis data yang cerdas. Liu dkk. (2019) telah berusaha...