Skip to main content

BUDAYAKU

BUDAYA BATAK


Batak adalah sebuah suku di Indonesia. Suku ini kebanyakan bermukim di Sumatra Utara. Mayoritas orang batak menganut agama kristen dan islam. Suku Batak terdiri dari beberapa sub suku yang berdiam di wilayah Sumatera Utara, Kota Subulussalam, Aceh Singkil dan Aceh Tenggara. Sub suku Batak adalah: Suku Alas, Suku Kluet,Suku Karo , Suku Toba , Suku Pakpak , Suku Dairi , Suku Simalungun , Suku Angkola , Suku Mandailing.
Secara umum, suku Batak memiliki falsafah adat Dalihan Na Tolu yakni Somba Marhula-hula (hormat pada pihak keluarga ibu/istri) Elek Marboru (ramah pada keluarga saudara  perempuan) dan Manat Mardongan Tubu (kompak dalam hubungan semarga). Dalam kehidupan sehari-hari, falsafah ini dipegang teguh dan hingga kini menjadi landasan kehidupan sosial dan  bermasyarakat di lingkungan orang Batak.


Nilai kekerabatan masyarakat Batak utamanya terwujud dalam pelaksanaan adat Dalian  Na Talu, dimana seseorang harus mencari jodoh diluar kelompoknya, orang-orang dalam satu kelompok saling menyebut Sabutuha (bersaudara), untuk kelompok yang menerima gadis untuk diperistri disebut Hula-hula. Kelompok yang memberikan gadis disebut Boru. Kelompok kekerabatan suku bangsa Batak berdiam di daerah pedesaan yang disebut Huta atau Kuta menurut istilah Karo. Biasanya satu Huta didiami oleh keluarga dari satu marga. Ada pula kelompok kerabat yang disebut marga taneh yaitu kelompok pariteral keturunan pendiri dari Kuta. Marga tersebut terikat oleh simbol-simbol tertentu misalnya nama marga. Klen kecil tadi merupakan kerabat patrilineal yang masih berdiam dalam satu kawasan. Sebaliknya klen besar yang anggotanya sdah banyak hidup tersebar sehingga tidak saling kenal tetapi mereka dapat mengenali anggotanya melalui nama marga yang selalu disertakan dibelakang nama kecilnya, Stratifikasi sosial orang Batak didasarkan pada empat  prinsip yaitu:  perbedaan tigkat umur, perbedaan pangkat dan jabatan, perbedaan sifat keaslian dan status kawin.

Marga atau nama keluarga adalah bagian nama yang merupakan pertanda dari keluarga mana ia berasal.  Orang Batak selalu memiliki nama Marga/keluarga. Nama / marga ini diperoleh dari garis keturunan ayah (patrilinear) yang selanjutnya akan diteruskan kepada keturunannya secara terus menerus. Dikatakan sebagai marga pada suku bangsa BatakToba ialah marga-marga pada suku bangsa Batak yang berkampung halaman (marbona pasogit) di daerah Toba.  Sonak Malela yang mempunyai 3 (tiga) orang putera dan menurunkan 4 (empat) marga, yaitu:Simangungsong, Marpaung, Napitupulu, dan Pardede, merupakan salah satu cotoh marga pada suku bangsa Batak Toba.
Dalam tradisi Batak, orang yang mati akan mengalami perlakuan khusus, terangkum dalam sebuah upacara adat kematian. Upacara adat kematian tersebut diklasifikasi berdasar usia dan status si mati. Untuk yang mati ketika masih dalam kandungan (mate di bortian) belum mendapatkan perlakuan adat (langsung dikubur tanpa peti mati). Tetapi bila mati ketika masih bayi (mate poso-poso), mati saat anak-anak (mate dakdanak), mati saat remaja (mate bulung), dan mati saat sudah dewasa tapi belum menikah (mate ponggol), keseluruhan kematian tersebut mendapat perlakuan adat : mayatnya ditutupi selembar ulos (kain tenunan khas masyarakat Batak) sebelum dikuburkan. Ulos penutup mayat untuk mate poso-poso berasal dari orang tuanya, sedangkan untuk mate dakdanak dan mate bulungulos dari tulang (saudara laki-laki ibu) si orang mati.

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

Venus de Milo

By Alexandros of Antioch (90~120 SM) Aphrodite of Milos, lebih dikenal dengan Venus de Milo, adalah sebuah patung Yunani kuno dan merupakan salah satu karya patung Yunani kuno yang paling terkenal. Venus de Milo diperkirakan dibuat pada tahun 130 hingga 90 SM. Kemungkinan besar patung ini diciptakan oleh Alexandros of Antioch Diketahui pula bahwa ia membuat banyak patung untuk Alexander the Great. Patung ini disimpan di Museum Louvre , Prancis . Terbuat dari bahan marmer . Ukurannya sedikit lebih besar daripada ukuran asli tubuh manusia dengan dimensi tinggi 503 cm. Memiliki gaya klasik dari Yunani Kuno . Pose tubuh dibuat dengan teknik consapilopilo . Kaki kanan menjadi tumpuan berat badan, sementara kaki kiri terangkat sehingga memberikan kesan berdiri dengan santai. Pose Venus de Milo memperlihatkan sikap becermin mengagumi diri sendiri. Patung ini juga memperlihatkan penerapan drappurmu walaupun belum begitu halus. Venus ini merupakan epitet Venus Victrix . ...

Blockchain dan Cryptocurrency

Blockchain adalah sebuah teknologi yang digunakan sebagai sistem penyimpanan data digital yang terhubung melalui kriptografi. Penggunaan teknologi blockchain tidak bisa dilepaskan dari Bitcoin dan Cryptocurrency, meski ada banyak sektor yang bisa memanfaatkan teknologi ini. Cryotocurrency/mata uang kripto adalah aset digital yang dirancang untuk bekerja sebagai media pertukaran yang menggunakan kriptografi yang kuat untuk mengamankan transaksi keuangan, mengontrol proses pembuatan unit tambahan, dan memverifikasi transfer aset. Jenis jenis mata uang kripto yang ada pada saat ini adalah bitcoin, etherum, binance, tether, solana, cardano, XRP, polkadot, dogecoin, USDC, polygon, holochain, dll. Blockchain akan memungkinkan auditor untuk menghemat waktu pada tugas yang berulang seperti konfirmasi dan verifikasi jumlah dan saldo untuk fokus pada tugas di tingkat yang lebih tinggi, seperti desain tes pencegahan dan analisis data yang cerdas. Liu dkk. (2019) telah berusaha...